Mau Badan Segar Dan Sehat Selama Puasa? Coba Metode Food Combining Ini!

Juli 04, 2020


Tidak makan dari terbit fajar (subuh) hingga terbenam matahari (magrib) selama kurang lebih 12 jam di Indonesia. Membuat tubuh kita lemas. Kurangnya asupan makanan dan minum seharian. Padahal aktivitas tetap berlangsung normal. Logikanya jika seharian tidak makan dan minum, maka manusia akan menjadi lemas. Kurang bertenaga dalam melakukan aktivitasnya.

Namun, bukan masalah pada tidak makan dan minum. Semua ada strateginya yaitu apa yang kita konsumsi ketika makan sahur dan berbuka. Metode food combining ini salah satunya.

Apa itu Food Combining?

Food combining adalah pengaturan pola makan yang disesuaikan dengan kebutuhan tubuh baik itu untuk pagi, siang dan malam hari. Pengaturan pola makan yang seimbang dalam setiap menu akan memberikan hasil yang baik untuk kesehatan terutama kesehatan pencernaan tubuh. Pada dasarnya, inti dari food combining mencakup empat hal  yaitu:
  1. Konsumsi makanan segar dan alami
  2. Konsumsi kombinasi makanan mengikuti siklus metabolisme tubuh
  3. Menjaga keseimbangan asam-basa tubuh
  4. Menjauhi makanan yang telah diproses
Tidak seperti metode diet pada umumnya, yang mendiktekan apa yang dikonsumsi. Food combining, justru sebaliknya, mencari tahu dulu apa yang diperlukan tubuh. Jika Anda ingin menerapkan pola makan ini dalam kehidupan sehari-hari, saya sarankan untuk berkonsultasi dengan ahli. Kalau saya sudah menerapkan pola makan ini, tetapi tidak setiap hari. Hanya mengikuti beberapa hal, terutama ketika berpuasa.

Penerapannya saat puasa

Pola makan ini bisa diterapkan untuk umat islam yang sedang menjalankan ibadah puasa. Tidak hanya sebagai metode diet saja.  Cara sehat dan bugar di Bulan Ramadhan atau selama berpuasa. Ini penting banget sih buat umat islam, apalagi yang punya banyak aktifitas. Agar urusan dunianya lancar, pahala pun dapat. InsyaAllah. Berikut saya rangkum dari buku Food Combining di bulan Ramadhan karya Erikar Lebang.

1. Perhatikan apa yang dikonsumsi saat berbuka dan sahur

Menu ketika sahur dimulai dari bangun tidur yaitu minum air hangat yang diberi perasan jeruk lemon atau jeruk nipis.  Dilanjutkan dengan makan buah. Kira-kira ada 3-4 macam variasi buah. Berikan jeda ±20 menit, agar buah dapat terurai sempurna dalam sistem cerna. 20 menit kemudian dilanjutkan dengan menu makanan karbohidrat, sayur, protein nabati dan minum air putih.

Hidangan makanan berbuka sederhana saja, yaitu air putih, buah dan kurma. Untuk buah konsumsi secara eksklusif.  Makan buah dalam perut kosong, beri jeda ±20 menit jika ingin menikmati makanan lain. Buah bisa disajikan dengan cara di jus atau hanya dipotong saja. Tidak dianjurkan sebagai sop buah dan salad buah. Hindari teh manis (dan minuman manis lainnya), gorengan, dan bersantan.




  1. Kurangi wisata kuliner

Untuk saya pribadi, hal ini masih agak susah. Bukan berarti mustahil dilakukan.  Perut seharian lapar tidak makan dan minum. Ketika tidak sengaja melihat penjual makanan, iklan, perut jadi meronta-ronta. Postingan di Youtube, Facebook, Instagram, Whats App, dan sosial media lainnya juga turut meracuni diri. Aduh, susah. Mungkin solusinya adalah baca Quran atau baca buku dan melakukan kegiatan positif kali ya agar tidak menggerutu soal perut.

Usahakan juga tidak sering menerima ajakan berbuka puasa. Coba saja timbang, mana yang lebih banyak manfaatnya atau ruginya. Kalau lebih banyak ruginya ya tinggalkan saja. Simpel. Jangan dibuat repot.

“Budaya mengkonsumsi makanan dan minuman manis saat berbuka, amat bertentangan dengan semangat hakiki Ramadhan” -Erikar Lebang

  1. Sederhanakan menu makan malam

Makan malam di sini maksudnya adalah makan nasi dengan berbagai sayur dan lauk pauknya. Ada yang makan langsung saat adzan magrib, ada yang setelah solat magrib, dan setelah sholat terawih. Manakah waktu terbaik untuk makan malam di bulan Ramadhan?

Alangkah baiknya makan malam tidak dilakukan saat berbuka (adzan magrib) dan tidak mendekati waktu tidur malam.  Jadi, waktu terbaik adalah sebelum solat isya atau sesudah solat terawih. Jika diperhatikan lebih seksama lagi, waktu makan malam pun tidak lama. Berlangsung singkat dengan estimasi 30 sampai 45 menit. Maka dari itu, sederhanakan lah menu makan malam.  Isi menunya dengan buah, sayuran segar, biji-bijian dan air putih berkualitas.

  1. Berdoa agar dikuatkan menjalani ibadah puasa

Metode food combining ini sungguh sulit. Iya sulit jika tidak bisa mengatur nafsu makan. Segala makanan dan minuman ingin dibeli. Tapi setelah berbuka hanya setengah atau bahkan hanya seperempat yang bisa dimakan. Selebihnya terbuang percuma. (*berdasarkan pengalaman). sedih banget justru jadi boros dan mubazir makanan.

Bahwasanya salah satu doa yang diijabah adalah doanya orang yang berpuasa. Dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu bahwa dia berkata bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

“Tiga doa yang tidak ditolak ; doa orang tua terhadap anaknya ; doa orang yang sedang berpuasa dan doa seorang musafir”. [Baihaqi]

Maka dari itu, mari berdoa agar minta dikuatkan menjalani ibadah puasa dan bisa menahan hawa nafsu perut, sehingga hanya dapat mengkonsumsi makanan yang diperlukan tubuh.

  1. Solat tepat waktu jangan lupa yaaa

Berbuka dengan buah-buahan segar sangat dianjurkai. Banyak vitamin, serat yang bisa kita peroleh. Tak lupa kurma, untuk mendapatkan sunnah Rasulullah ﷺ. Mengkonsumsi kurma, buah-buahan ,dan air putih  bisa mempersingkat waktu berbuka puasa. Sehingga solat tepat waktu bisa dikerjakan. Apalagi untuk laki-laki yang memiliki kewajiban solat berjama’ah di masjid.

Jika tidak ada menu buah atau kurma. Usahakan tidak perlu berlama-lama menikmati hidangan buka puasa. Yang penting adalah membatalkan puasa, lalu bersegera solat maghrib.


Food combining selama bulan Ramadhan atau puasa tentu saja tidak terlepas dari pedoman pokok inti food combining. Harus tetap memilih sayuran & buah-buahan segar, menghindari makanan berproses, dll.  Berdasarkan testimoni yang telah menerapkan metode food combining selama Ramadhan, mereka mengakui badan menjadi bugar sampai waktu berbuka puasa.  Bisa fokus melakukan ibadah, perutnya tidak  begah.  Aktifitas selama berpuasa lancar. Seneng banget deh bacanya. Haahaha

Mari kita niatkan dalam melakukan metode food combining dalam rangka beribadah untuk Allah. Urusan dunia lancar, pahala pun bisa didapatkan. InsyaAllah. Semoga Allah mempermudah. Aamiin.


Referensi :

Lebang, Erikar. 2013. Food Combining Di Bulan Ramadhan. Penerbit Buku Kompas, Jakarta.

https://almanhaj.or.id/97-orang-orang-yang-dikabulkan-doanya.html

https://doktersehat.com/diet-ala-food-combining/

https://konsultasisyariah.com/6562-waktu-sahur.html

You Might Also Like

0 komentar

Mari berteman ^^